Kamis, 20 Januari 2011

contoh gugatan perkara perdata

Kendari, 08 Oktober 2010
No. Perkara    : 16/Pdt.G/2010
Perihal            : Gugatan Perbuatan Melawan Hukum
                          dan Mohon Sita Jaminan
Kepada Yang Terhormat,
Ketua Pengadilan Negeri Kendari
Di-
Jln. Sangia Ni Bandera No. 123
Lepo-lepo,
Kendari


Dengan Hormat,
            Kami yang bertanda tangan di bawah ini : Supribadi, S.H. Advokat dan pengacara pada Law Office Hotman Paris Advokat & legal Consultan, yang beralamat di Jln. Pramuka No. 37 Pasar Baru Kendari 93573. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Lusifia, S.Pd, berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 05 Oktober 2010 (terlampir ). Selanjutnya di sebut sebagai Penggugat;

Dengan ini mengajukan Gugatan Perbuatan melawan Hukum dan Mohon Sita Jaminan terhadap :
1.         PT. Aneka Tambang yang selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT I
2.        Umi Khoeriyah, pekerjaan pengusaha, yang beralamat Jln. Arum Palaka No. 07 RT. 04/RW. 05 Kelurahan Mandonga, Kecamatan Lepo-lepo, Kendari SUL-TRA, yang selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT II

Adapun yang menjadi alasan Penggugat mengajukan gugatan Perbuatan Melawan HUkum dan Mohon Sita Jaminan adalah sebagai berikut :
1.         Bahwa Penggugat adalah ahli waria dari Alm. Ny. Paerah, sesuai dengan Surat Wasiat atas nama Ny. Paerah pada tanggal 10 September 2003 Nomor : 16/APW/2003/PA.SR tanggal 10 September 2003
2.        Bahwa salah satu harta Warisan Alm, Ny. Paerah ialah sebuah Tanah di Kawasan Industrial Tambang Kecamatan Lepo-lepo atas nama tanah seluas 25.000 meter2, dengan batas-batas sebagai berikut :
Utara                          : Tanah milik Benjo
Selatan                       : Jalan Raya Industri Tambang
Barat                           : Tanah milik Ching
Timut                         : Pabrik Semen Bosowa
       Yang kini dimilik secara sah oleh Penggugat Berdasarkan Pasal 584 Kitab Undang-undang Hukum Perdata : “ Hak milik atas suatu barang tidak dapat diperoleh selain dengan pengambilan untuk dimiliki, dengan perlekatan, dengan kadaluarsa, dengan pewarisan, baik menurut undang-undang maupun menurut surat wasiat dan dengan penunjukkan atau penyerahan berdasarkan suatu peristiwa perdata untuk pemindahan hak milik yang dilakukan oleh orang yang berhak untuk berbuat terhadap barang itu “
3.        Bahwa pada tanggal 11 Januari 2007 Ny. Paerah melimpahkan wewenang atas tanah Ny. Paerah yang seluas 20.000 meter2 untuk digarap oleh H. Muslih Rahmat berdasarkan Surat Kuasa untuk mengusahakan pertanian di atas tanah Ny. Paerah dengan padi serta palawija dan hasilnya dijual ke Pasar Baru dengan menyetor hasil keuntungan bersih secara bagi hasil 80% untuk Ny. Paerah dan 20% untuk H. Muslih Rahmat. Sedangkan sisanya yakni 5.000 m2 akan dibangun rumah.
4.        Bahwa pada tanggal 4 Juli 2008, Ny. Paerah meminjam uang sebesar Rp. 6.000.000,00 dengan bunga 2,5% tiap bulan berdasarkan Akta Perjanjian Hutang No. 500/PH/VII/2008 untuk membangun sebuah rumah diatas tanah Kawasan Industri Tambang kepada TERGUGAT II.
5.        Bahwa Ny. Paerah menjaminkan tanahnya dan menyerahkan salinan Akta tanah kepada TERGUGAT II sebagai jaminan atas  Perjanjian Berdasarkan Akta Penjaminan Pelunasan Pembayaran No. 100/JP/VII/2008 tertanggal 4 Juli 2008.
6.        Bahwa pada tanggal 25 Desember 2008 Ny.Paerah telah melunasi hutangnya besrta bunganya 2,5% sebulan kepada TERGUGAT II di hadapan Izzuddin, S.N., Notaris di Kendari dibawah Akta Pelunasan Hutang No.123/L-80.
7.        Bahwa di sekitar akhir tahun 2008, tanpa sepengetahuan, tanpa hak dan tanpa seizing Ny. Paerah TERGUGAT I dengan persetujuan TERGUGAT II telah mengajukan permohonan pendaftaran Hak Guna Bangunan atas tanah Ny. Paerah secara melawan hukum, dengan menyertakan Salinan Akta Tanah. Dengan dalih bahwa hutangnya belum dilunasi.
8.        Tanah tersebut dibangun sebuah perusahaan besar yang kini kita kenal PT. ANTAM.
9.        Bahwa pembuatan TERGUGAT I dan TERGUGAT II tersebut menimbulkan kerugian bagi Ny. Paerah dan Penggugat sebagai ahli warisnya yang sah sehingga termasuk Perbuatan Melawan Hukum berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum Perdata, yang berbunyi : “ Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kessalahannya untuk mengganti kerugian tersebut.
10.     Bahwa kerugian materiil yang dialami oleh Ny. Paerah atas tindakan kedua TERGUGAT tersebut adalah sebesar Rp. 1.000.000.000,- dengan rincian :
Penjualan padi dan palawija selama 1 tahun                             Rp. 200.000.000,00
Pengrusakan lahan                                                                     Rp. 200.000.000,00
Batalnya pembelian atas tanah                                                   Rp. 600.000.000,00
Total                                                                                             Rp. 1.000.000.000,00

Berdasarkan uraian di atas, maka Penggugat memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kendari yang menangani perkara ini berkenen memutuskan :
1.         Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk Seluruhnya
2.        Menghukum kepada TERGUGAT I dengan menyita sebidang tanah beserta bangunan serta hasil bumi di atasnya yang terletak di Kawasan Industri Tambang Kecamatan Lepo-lepo seluas 25.000 m2, dengan batas-batas sebagai berikut:
Utara                                        : Tanah milik Benjo
Selatan                                      : Jalan Raya Industri Tambang
Barat                                         : Tanah milik Ching
Timur                                       : Pabrik Semen Bosowa
3.        Menyatakan secara hukum bahwa PARA TERGUGAT bersalah melakukan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Penggugat
4.        Menyatakan secara hukum bahwa tanah seluas 25.000 m2 tersebut adalah sah secara hukum milik Ny. Paerah
5.        Menghukum kepada Para Tergugat untuk membayar ganti kerugian Ny, Paerah kepada PENGGUGAT sebagai ahli warisnya yang sah sebesar Rp. 1.000.000.000,00 ( satu milyar rupiah ).
6.        Menghukum kepada PARA TERGUGAT untuk membayar Kerugian Immateriil Rp. 500.000.000,- ( lima ratus juta rupiah )
7.        Menghukum kepada PARA TERGUGAT untuk tunduk dan paruh terrhadap putusan perkara ini

Demikian surat gugatan ini dibuat dengan ditandatangani oleh Kuasa Hukum dan Penggugat.

Kuasa Hukum,


SUPRIBADI, S.H.,

Penggugat,


LUSIFIA, S.Pd

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar